Heboh Susu Terkontaminasi Melamin

Harian Komentar, Sabtu 13 September 2008
Produk buatan Cina lagi-lagi bermasalah. Pemerintah Ci-na melakukan penyelidikan secara nasional atas susu bubuk bayi di negeri itu. Ini dilakukan setelah melamin, bahan yang dikaitkan dengan
kematian dan sakitnya ribuan binatang peliharaan di AS tahun 2007, ditemukan di salah satu merek susu formula.
Otoritas Cina pekan ini te-ngah menyelidiki apakah susu formula yang tercemar mela-mine itu merupakan penyebab kematian seorang bayi dan menimbulkan batu ginjal pada puluhan bayi lainnya. Seorang bayi meninggal Propinsi Gansu akibat batu ginjal. Kasus yang terbilang langka pada bayi. Dan lebih dari 50 bayi lainnya men-derita batu ginjal di propinsi itu dan beberapa propinsi lainnya pada tahun ini.
Hasil penyelidikan menun-jukkan kebanyakan bayi-bayi tersebut telah meminum susu formula merek Sanlu. Kasus ini mengingatkan kembali pada skandal susu formula palsu em-pat tahun silam di Cina, yang menewaskan setidaknya 13 bayi. Sanlu Group, produsen susu yang berbasis di Propinsi Hebei itu separuh sahamnya dimiliki oleh Fonterra Coope-rative Group Ltd, perusahaan raksasa ekspor susu asal Se-landia Baru. Sanlu Group me-lakukan penarikan susu for-mula yang dibuat sebelum 6 Agustus. Dikatakan sekitar 700 ton susu yang terkontaminasi melamin beredar di pasaran. Demikian diberitakan Kantor Berita resmi Cina, Xinhua dan dilansir Kantor Berita Reuters, Jumat (12/09).
Melamin adalah bahan yang digunakan dalam produk plastik, pupuk dan produk pembersih. Bahan inilah yang diduga kuat telah mengkon-taminasi susu fomula merek Sanlu. Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Cina. Akibat insiden ini, badan penga-was kualitas Cina, Adminis-tration of Quality, Supervision, Inspection and Quarantine (AQSIQ) melakukan penyelidi-kan atas semua produsen susu bayi. “Hasil investigasi akan diumumkan ke publik pada waktunya,” demikian pernya-taan AQSIQ.
Para dokter hewan mengaitkan melamin pada pembentukan batu ginjal dan kegagalan ginjal pada ribuan hewan peliharaan yang mati dan sakit di AS pada tahun 2007 lalu. Tidak jelas apa-kah susu formula bermasalah ini sudah sempat diekspor ke luar negeri. Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga terus melakukan konsultasi de-ngan otoritas kesehatan Cina.
“Kami sedang memonitor si-tuasi di Cina dan adanya ke-mungkinan implikasi yang lebih luas untuk negara-negara lain,” kata perwakilan WHO untuk Cina, Hans Troedsson. Tidak je-las apakah susu bermasalah ini telah diekspor. Namun badan pengawas obat dan makanan AS, Food and Drug Adminis-tration (FDA) telah mengingat-kan para konsumen untuk tidak membeli atau menggu-nakan susu fomula dari Cina, yang dilarang di AS. Bagaimana dengan Indonesia?

3 thoughts on “Heboh Susu Terkontaminasi Melamin

  1. aku masih bingung, apa sih bahan melamin itu? ko bisa ada pada susu? apa ada yang sengaja menambahkannya?lalu apa bahaya melamin untuk kesehatan?kayaknya sekarang konsumen semakin bingung untuk menentukan bahan yang cocok untuk dikonsumsi. seperti yang kita ketahiu susu mengandung kaya protein tapi sekarang katanya susu terkontaminasi dengan melamin, by the way tolong ya informasikan apa itu melamin dan apa bahayanya, terima kasih

  2. baru baca di wikipedia, kira-kira seperti ini maksudnya, jadi kan semua produk susu itu kan di tes pemerintah kadar proteinnya, artinya produsen gak bisa sembarang ambil untung dengan mencampur susu dengan banyak air atau bahan lainnya untuk menaikkan volume produk mereka. Nah yang dites itu adalah kadar protein susu tersebut, dan melamin ini bisa “mengibuli” hasil tes tsb, jika dicampur melamin susu jika ditest akan kelihatan kadar proteinnya banyak.
    Melamin ini sendiri bahayanya dapat menjadi batu ginjal, bayangin klo bayi udah punya batu ginjal, kronis lagi. Orang dewasa aja klo udah parah harus cuci darah.
    Itu gambarannya, detailnya bisa dilihat di wikipedia yah..
    cheerss..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s